Dinkes Sukabumi Perkuat Perencanaan SDM Kesehatan Lewat Aplikasi Renbut 2026
ARAHBICARA.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi terus memperkuat tata kelola sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Langkah ini dilakukan lewat perhitungan kebutuhan jabatan fungsional kesehatan pada aplikasi Renbut Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung 18 Mei 2026 itu diikuti jajaran internal Dinkes Sukabumi bersama tenaga pengelola SDM dari berbagai unit pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Masykur Alawi, mengatakan perencanaan SDM kesehatan tidak boleh asal. Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan harus dihitung dengan tepat agar pelayanan masyarakat berjalan baik.
“Perencanaan SDM kesehatan harus berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, penyamaan persepsi dalam penggunaan aplikasi Renbut sangat penting agar prosesnya tepat sasaran,” jelas Masykur Alawi, Jumat (22/5/2026).
Ia menambahkan, tantangan pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks. Karena itu, sistem perencanaan tenaga kesehatan harus adaptif dan profesional. Dengan perhitungan yang akurat, distribusi tenaga kesehatan bisa lebih merata.
“Jangan sampai ada fasilitas kesehatan yang kekurangan tenaga, sementara di tempat lain justru menumpuk. Ini yang ingin kita benahi lewat perencanaan yang lebih presisi,” katanya.
Masykur juga menyebut transformasi pelayanan kesehatan yang dijalankan Pemkab Sukabumi perlu dukungan SDM memadai, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi. Digitalisasi dalam sistem perencanaan, lanjutnya, menjadi langkah penting untuk mempercepat kebijakan berbasis data.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi sendiri terus mendorong penguatan layanan kesehatan melalui inovasi dan transformasi digital. Penguatan SDM kesehatan disebut menjadi faktor utama dalam mendukung target pelayanan kesehatan masyarakat di Sukabumi tahun 2026.
Reporter: Jowel R
edaktur: Rsd